Abdimas Medika http://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abdimas <p>Jurnal Pengabdian Masyarakat ITKES Wiyata Husada Samarinda</p> Institut Teknologi Kesehatan Dan Sains Wiyata Husada Samarinda en-US Abdimas Medika 2723-4029 PROGRAM PEDULI DAN BERBAGI: EDUKASI KESEHATAN DAN LIFE SKILL MANAGEMENT BAGI ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN KHOIRUL AMAL SAMARINDA http://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abdimas/article/view/1975 <p>Anak-anak yang diasuh di lingkungan panti asuhan kerap menghadapi hambatan dalam mengembangkan keterampilan hidup dasar (life skills) akibat terbatasnya dukungan pembinaan yang memadai. Menyikapi hal tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang untuk mendorong peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku mereka melalui pendekatan edukatif yang terstruktur dalam bentuk pelatihan keterampilan hidup. Strategi pelaksanaan kegiatan melibatkan metode partisipatif, demonstrasi praktik, serta sesi pendampingan, yang diorganisasikan secara sistematis dalam tiga fase utama: tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi akhir. Berdasarkan hasil pengukuran kuantitatif, terjadi peningkatan signifikan pada rerata skor pretest dan posttest, dengan lonjakan lebih dari 50%. Selain itu, data kualitatif turut memperkuat temuan, menunjukkan adanya transformasi positif pada perilaku sehari-hari anak, khususnya terkait kebersihan diri, pola konsumsi sehat, pengelolaan waktu dan emosi, serta kemampuan berkomunikasi. Dengan demikian, pelatihan keterampilan hidup ini terbukti memberikan dampak positif yang signifikan dan disarankan untuk dilanjutkan secara rutin oleh pengelola panti serta dapat dijadikan model intervensi serupa di institusi lainnya.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: life skills, pelatihan, perubahan perilaku.</p> ANDIK SUPRIYATNO Muhammad Rafli Aidillah Dwi Ida Puspita Sari Muhammad Henry Gunawan Hak Cipta (c) 2026 Abdimas Medika 2026-02-04 2026-02-04 5 1 31 37 10.35728/pengmas.v5i1.1975 interactive Smart Board, Media Pembelajaran Interaktif, Pendidikan Kesehatan http://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abdimas/article/view/1965 <p>Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru serta siswa taman kanak-kanak dalam menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi, yaitu aplikasi <em>Interactive Smart Board</em>. Kegiatan ini dilaksanakan di TK ABA 9 Samarinda dan melibatkan dosen, mahasiswa, serta tenaga pengajar sebagai mitra pelaksanaan. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh kurangnya media pembelajaran kesehatan di TK tersebut, padahal pendidikan kesehatan penting diberikan sejak usia dini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Materi difokuskan pada penggunaan aplikasi <em>Whiteboard.fi</em>, yang dapat diakses melalui perangkat komputer atau android dan berisi aktivitas edukatif seperti menggambar, menulis, serta pembelajaran tentang pola hidup sehat. Evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta membentuk karakter positif seperti tanggung jawab, kejujuran, dan kerjasama. Guru dan orang tua menyambut baik penggunaan media ini dan berharap agar aplikasi tersebut terus dikembangkan dengan tema yang lebih variatif. Kegiatan ini tidak hanya memberikan alternatif sarana edukatif yang interaktif, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam membentuk lingkungan belajar yang sehat dan mendidik. Diharapkan, aplikasi <em>Interactive Smart Board</em> dapat terus digunakan dan diperluas penerapannya dalam kegiatan pembelajaran di TK lainnya</p> DWI IDA PUSPITASARI Andik Supriyatno Maulida Sari Eka Yuliani Hak Cipta (c) 2026 Abdimas Medika 2026-02-04 2026-02-04 5 1 19 24 10.35728/pengmas.v5i1.1965 EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA/I SEKOLAH DASAR NEGERI 015 SAMARINDA SEBERANG http://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abdimas/article/view/1915 <p><em>Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah merupakan serangkaian kebiasaan dan tindakan yang dilakukan oleh siswa, guru, dan masyarakat sekolah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan guna mencegah penyakit serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman. Di lingkungan sekolah, penerapan gaya hidup bersih dan sehat tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari pendidikan kesehatan tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih kondusif. Penerapan PHBS di sekolah dasar sangat penting karena anak usia sekolah memiliki kerentanan tinggi terhadap berbagai penyakit menular, terutama yang berhubungan dengan kebersihan diri dan lingkungan. Sehingga perlu diberikan pemahaman tentang PHBS dalam sehari hari dengan cara memberikan edukasi, melakukan kebersihan kuku dan cuci tangan dengan sabun. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan pada tanggal 24 Agustus 2024 di Sekolah Dasar Negeri 015 Samarinda Seberang. Kegiatan ini ikuti oleh siswa/i kelas 1 dan 2 sebanyak 34 orang. Siswa/i sekolah dasar telah melakukan kegiatan seperti kebersihan tangan, kuku, kaki dan memperhatikan sanitasi lingkungan. Namun masih ada anak sekolah yang jarang dan tidak pernah melakukan seperti mencuci tangan setelah berolahraga dan bermain, ada pengawasan dari keluarga tentang kebersihan kuku dan memotong kuku 1 kali seminggu, menggunakan alas kaki ketika bermain di tanah dan membuang sampah pada tempatnya. Oleh karena itu, edukasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat sudah sewajarnya diterapkan pada anak sedini mungkin sehingga tercipta budaya perilaku hidup bersih dan sehat</em></p> Siti Raudah Khoirul Anam Kamil Dwi Ida Puspita Sari Hak Cipta (c) 2026 Abdimas Medika 2026-02-04 2026-02-04 5 1 1 9 10.35728/pengmas.v5i1.1915 PENDAMPINGAN DAN PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGKUPALAS SAMARINDA SEBERANG http://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abdimas/article/view/1969 <p>Permasalahan stunting di Kota Samarinda, khususnya di Kelurahan Mangkupalas, masih menjadi prioritas. Banyak faktor yang memengaruhi peningkatan kasus stunting, sehingga diperlukan pendekatan terpadu dan melibatkan peran serta masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan dan pemberdayaan kepada keluarga dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Mangkupalas. Kegiatan pendampingan dan pemberdayaan ini menggunakan media <em>booklet edukasi</em> yang dirancang secara interprofesional oleh dosen dan mahasiswa ITKES Wiyata Husada Samarinda Program Studi Administrasi Kesehatan. Kegiatan pendampingan dilakukan kepada 40 keluarga dan berhasil meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting sebesar 21,3% serta sikap sebesar 38,4%. Hasil evaluasi akhir kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengunjungi beberapa rumah peserta pendampingan menunjukkan adanya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara umum yang ditandai dengan peningkatan kondisi sanitasi rumah dan kualitas pola konsumsi keluarga. Puskesmas diharapkan senantiasa memberikan pembinaan dan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat untuk mencegah stunting berbasis keluarga</p> DWI IDA PUSPITASARI Muhammad Rafli Aidillah Andik Supriyatno Kristiana Bua Tri Indriani Hak Cipta (c) 2026 Abdimas Medika 2026-02-04 2026-02-04 5 1 25 30 10.35728/pengmas.v5i1.1969 INTERVENSI FISIOTERAPI DALAM PENANGANAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL PADA LANSIA DI KECAMATAN MOGOREJO SAMARINDA http://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abdimas/article/view/1947 <p>Keluhan muskuloskeletal merupakan salah satu permasalahan kesehatan utama yang dialami oleh lansia dan berdampak pada penurunan kualitas hidup serta kemandirian fungsional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan intervensi fisioterapi serta edukasi kepada lansia di Kecamatan Mogorejo, Samarinda, guna menangani keluhan muskuloskeletal secara efektif dan meningkatkan pengetahuan mereka terkait kondisi tersebut.</p> <p>Hasil asesmen awal menunjukkan bahwa jenis keluhan terbanyak yang dialami peserta adalah osteoarthtritis (42,5%), low back pain (32,5%), <em>stifness</em> (20%), dan <em>muscle weakness</em> &nbsp;(5%). Intervensi yang diberikan berupa latihan peregangan, penguatan otot, serta latihan keseimbangan yang disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing peserta. Selain itu, edukasi kesehatan dilakukan melalui pendekatan interaktif dan praktik langsung.</p> <p>Evaluasi terhadap pengetahuan peserta dilakukan melalui pre-test dan post-test. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta berada pada kategori "Kurang Baik" (72%) dan "Sangat Kurang" (20%). Setelah kegiatan, terjadi peningkatan signifikan dengan 65% peserta berada pada kategori "Baik" dan 25% pada "Baik Sekali", serta tidak ada lagi peserta pada kategori rendah.</p> <p>Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi fisioterapi yang disertai edukasi dapat memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan kondisi fisik lansia. Program ini juga menegaskan pentingnya peran fisioterapi dalam upaya promotif dan preventif di tingkat komunitas, khususnya dalam meningkatkan kesehatan sistem muskuloskeletal pada populasi lanjut usia.</p> Desy Annisa Perdana Neti Eka Jayanti Ashifa Quamila Rezky Amaliah Usman Hak Cipta (c) 2026 Abdimas Medika 2026-02-04 2026-02-04 5 1 10 14 10.35728/pengmas.v5i1.1947 KOMUNIKASI INFORMASI EDUKASI (KIE) HIV/AIDS PADA REMAJA DALAM UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF DI SMA TAHFIZUL QURAN BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN http://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abdimas/article/view/1076 <p>Kegiatan promosi dan preventif berupa kegiatan Komunikasi<br> Informasi dan Edukasi (KIE) Tentang HIV/AIDS merupakan salah satu upaya menekan angka kejadian HIV/AIDS. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan pada 16 Januari 2023 bertujuan untuk memberikan peningkatan pengetahuan dan wawasan remaja berkaitan pada remaja dalam upaya promotif dan preventif di SMA Tahfizul Quran Banjarbaru Kalimantan Selatan sehingga remaja dapat menghindari HIV/AIDS sejak dini. Pengabdian masyarakat ini menyampaikan materi berupa pengetahuan, pemahaman dan kemampuan siswa mengenal penyakit HIV/AIDS. Hasil yang didapatkanpun peningkatan peran siswa serta berbagai pihak, seperti orang tua dan sekolah dalam pengawasan sikap siswa di masyarakat terkait HIV/AIDS. Penelitian lanjutan disarankan guna yang memperluas subjek, materi yang lebih mudah dan menemukan metode yang lebih relevan sehingga dapat ditarik kesimpulan yang baik.</p> Lidia Widia Devina Yolanda M. Akbar Ramadhan Istiatun Mawarni Hak Cipta (c) 2025 Abdimas Medika 2026-02-04 2026-02-04 5 1 15 18 10.35728/pengmas.v5i1.1076