Hubungan Aktivitas Fisik dan Durasi Tidur Dengan Status Gizi Pada Remaja di SMP negeri 2 Samarinda

Penulis

  • zein qorie amanda abbas Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda image/svg+xml
  • Widya Astutik Program Studi Kebidanan, ITKES Wiyata Husada Samarinda
  • Dwi Hartati Program Studi Kebidanan, ITKES Wiyata Husada Samarinda
  • Hestri Norhapifah Program Studi Kebidanan, ITKES Wiyata Husada Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.35728/jmkik.v11i1.1599

Abstrak

Latar Belakang : Masalah status gizi merupakan masalah kesehatan yang kerap terjadi pada setiap usia salah satunya pada remaja. Di Indonesia sendiri saat ini terdapat sekitar seperempat remaja mengalami stunting atau pendek, 9% remaja memiliki indeks masa tubuh rendah atau kurus, sedangkan 16% remaja lainnya mengalami berat badan berlebih dan obesitas. Masa remaja merupakan masa yang rentan mengalami masalah status gizi, salah satu faktor penyebab tidak langsung terjadinya masalah status gizi remaja yaitu faktor aktivitas fisik dan durasi tidur. Tujuan : Untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan durasi tidur dengan status gizi pada remaja di SMP Negeri 2 Samarinda Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional dan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data aktivitas fisik diambil dengan kuesioner PAL (Physical Activity Level), durasi tidur dengan kuesioner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Indeks), dan status gizi dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Jumlah responden sebanyak 88 remaja SMP dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Analisis data menggunakan uji Pearson Product MomentHasil : Sebagian besar aktivitas fisik berkategori ringan (46,6%), dengan durasi tidur sebagian besar diperoleh kategori cukup (56,8%), dan sebagian besar memiliki status gizi kategori normal (69,3%). Dari hasil analisis Pearson Product Moment menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara aktivitas fisik dengan status gizi sebesar 0,038 (ρ<0,05), dan tidak ada korelasi antara durasi tidur dengan status gizi sebesar 0,147 (ρ>0,05), Simpulan : Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara aktivitas fisik dengan status gizi pada remaja dengan p-value (0,038). Dalam hal ini perlu diadakan sosialisasi tentang pentingnya tidur dengan durasi waktu yang cukup dan melakukan aktivitas fisik sebagaimana anak usia sekolah.

Kata Kunci : Status gizi, Aktivitas fisik, Durasi tidur, Remaja   

 

1Mahasiswa Program Studi Kebidanan, ITKES Wiyata Husada Samarinda

2Dosen Program Studi Kebidanan, ITKES Wiyata Husada Samarinda

3Dosen Program Studi Kebidanan, ITKES Wiyata Husada Samarinda

4Dosen Program Studi Kebidanan, ITKES Wiyata Husada Samarinda

Diterbitkan

2026-05-13

Cara Mengutip

Hubungan Aktivitas Fisik dan Durasi Tidur Dengan Status Gizi Pada Remaja di SMP negeri 2 Samarinda . (2026). Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan, 11(1), 109-115. https://doi.org/10.35728/jmkik.v11i1.1599

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama