Stay Safe: Understanding and Preventing Sexual and Reproductive Health Issues
DOI:
https://doi.org/10.35728/abdmlt.v5i2.2196Keywords:
Stay safe, understandingsexual, preventing sexual, reproductive health issues, sexual reproductiveAbstract
Kesehatan seksual dan reproduksi merupakan aspek penting dalam kesejahteraan masyarakat, terutama bagi remaja dan kelompok rentan. Minimnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko penyakit menular seksual, kehamilan tidak direncanakan, serta berbagai dampak psikososial. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Air Hitam dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai isu-isu kesehatan seksual dan reproduksi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi dan penyuluhan, workshop interaktif, penyebaran media edukasi, serta pendampingan dan konsultasi dengan tenaga medis. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai kesehatan reproduksi, meningkatnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, serta dukungan dari pihak kelurahan untuk keberlanjutan edukasi ini. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif terhadap masyarakat dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka tentang kesehatan seksual dan reproduksi. Ke depan, program ini perlu dikembangkan lebih lanjut dengan cakupan wilayah yang lebih luas dan pendekatan yang lebih berkelanjutan.
Downloads
References
Fonner, V. A., Armstrong, K. S., Kennedy, C. E., O’Reilly, K. R., & Sweat, M. D. (2014). School-based sex education and HIV prevention in low- and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis. PLoS One, 9(3), e89692.
Johnson, B. T., Carey, M. P., Chaudoir, S. R., & Reid, A. E. (2018). Sexual risk reduction interventions for STI prevention in young people: A meta-analytic review. Journal of Adolescent Health, 62(3), 276-288.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan tahunan kesehatan reproduksi nasional. Jakarta: Kemenkes RI.
Kirby, D. (2016). The impact of sex education on sexual behavior of young people. Journal of Adolescent Health, 42(4), 344-351.
Nidianti, E., Nugraha, G., Aulia, I. A. N., Syadzila, S. K., Suciati, S. S., & Utami, N. D. (2019). Pemeriksaan Kadar Hemoglobin dengan Metode POCT (Point of Care Testing) sebagai Deteksi Dini Penyakit Anemia Bagi Masyarakat Desa Sumbersono, Mojokerto. Jurnal Surya Masyarakat, 2(1), 29.
Ningsih, S. (2019). Pemeriksaan Kesehatan Hemoglobin Di Posyandu Lanjut Usia (Lansia) Pekon Tulung Agung Puskesmas Gadingrejo Pringsewu. Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati, Vol. 2 No 1, 22–26.
UNAIDS. (2022). Global AIDS update 2022. Geneva: UNAIDS.
United Nations Population Fund (UNFPA). (2020). Sexual and reproductive health and rights: An essential element of universal health coverage. New York: UNFPA.
Widianto Reza, D. P. R. A. (2021). Perbedaan Hasil Pemeriksaan Hemoglobin Dengan Point Of Care (POCT) Pada Sampel Darah Vena Dan Kapiler. Borneo Jurnal Of Medical Laboratory Technology, Volume 4 No 1, 267–271.
World Health Organization (WHO). (2015). Sexual health, human rights and the law. Geneva: WHO.
Yanti, D., Irwanto, I., & Wibowo, A. (2017). Pengaruh Kadar Hb Terhadap Prestasi Belajar Pada Remaja. The Indonesian Journal of Public Health, 12(1), 97.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khoirul Anam, Kamil Kamil, Maya Tamara Mawardani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





