Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo https://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abd_mlt <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo </strong>adalah sebuah jurnal peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil pengabdian yang berkualitas dalam bidang ilmu Teknologi Laboratorium Medis, meliputi <strong>Kimia Klinik, Imunologi, Hematologi, Sitohistoteknologi, Bakteriologi, Parasitologi, Toksikologi Klinik dan Biologi Molekuler</strong>.</p> <p>Semua publikasi di jurnal ini bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun. Menerbitkan paper secara berkala 2 kali setahun yaitu bulan <strong>Mei</strong> dan <strong>November</strong>.</p> Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, ITKES Wiyata Husada Samarinda en-US Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo 2809-963X Deteksi Dini Risiko Anemia Melalui Pemeriksaan Hemoglobin Dan Hematokrit Pada Masyarakat Wisata Dermaga Kereng Bangkirai https://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abd_mlt/article/view/2084 <p>Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global yang dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk gizi dan sosio-ekonomi. Rendahnya kadar hemoglobin (Hb) dan hematokrit (Hct) digunakan sebagai parameter utama diagnosis anemia. Kelompok masyarakat pekerja di kawasan wisata berpotensi memiliki risiko anemia karena pola hidup dan faktor lingkungan. Tujuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin dan hematokrit pada masyarakat Wisata Dermaga Kereng Bangkirai. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh masyarakat yang berdomisili dan beraktivitas di kawasan tersebut (n=32), yang terdiri dari 25 perempuan dan 7 laki-laki. Pemeriksaan laboratorium dilakukan di lapangan menggunakan alat Point-of-Care-Testing (POCT) darah kapiler dari ujung jari. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta (90,6%) memiliki kadar hemoglobin dan hematokrit dalam kategori normal. Rata-rata kadar Hb total adalah 14,4 g/dL dan Hct 42,69%. Terdapat 3 peserta perempuan (12% dari total perempuan, atau 9,4% dari total peserta) yang terdeteksi anemia (Hb &lt; 12 g/dL), sementara seluruh laki-laki berada dalam batas normal (Hb &lt; 13 g/dL). Ditemukan korelasi linear antara kadar Hb dan Hct, di mana peserta dengan Hb rendah juga memiliki Hct di bawah 38%. Kesimpulan menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat pekerja pariwisata di Wisata Dermaga Kereng Bangkirai memiliki status hematologi yang normal. Deteksi dini menggunakan alat POCT terbukti efektif dan reliabel untuk skrining anemia berbasis komunitas di daerah dengan fasilitas terbatas. Kegiatan ini berkontribusi dalam deteksi dini risiko anemia dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan.</p> Muhammad Ihza Lisan Shidqi Eleventi Oktarina Putri Copyright (c) 2025 Muhammad Ihza Lisan Shidqi, Eleventi Oktarina Putri https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2025-11-30 2025-11-30 5 2 39 44 10.35728/abdmlt.v5i2.2084 Skrining Kesehatan Melalui Pemeriksaan Glukosa Darah dan Asam Urat di Dermaga Kereng Bangkirai https://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abd_mlt/article/view/2086 <p><em>There has been a shift in the causes of death from infectious diseases to non-communicable diseases (NCDs), influenced by various factors, including environmental changes accompanied by lifestyle and behavioral changes in society, as well as demographic, socio economic, and cultural transitions. There are several risk factors for NCDs, such as active and passive smoking, alcohol consumption, dietary patterns, obesity drug use, and family history. Therefore, it is necessary to conduct blood glucose and uric acid examinations as parameters for NCD screening. The purpose of examining blood glucose and uric acid levels is to serve as a form of NCD screening within the community. The method used was capillary blood testing for random blood glucose and uric acid levels using a point of care testing &nbsp;(POCT) device on 32 subjects. The subjects in this activity were local residents and visitors at Kereng Bangkirai Pier (Sabangau Blackwater Tourism Area) in Palangka Raya City. The result showed that out of 32 subjects, 24 (75%) had normal blood glucose levels, none had hypoglycemia, and 8 (25%) had hyperglycemia. Among 32 subjects, 6 (85.7%) male subjects had normal uric acid levels, while 1 (14,3%) male subjects showed hyperuricemia. Meanwhile, 17 (68%) female subjects had normal uric acid levels and 8 (32%) subjects showed hyperuricemia. Based on these findings, it can be concluded that most of the subjects at Kereng Bangkirai Pier (Sabangau Blackwater Tourism Area) in Palangka Raya City have normal blood glucose and uric acid levels.</em></p> Yanti Sunaidi Antoni Aldo Danendra Sawal Copyright (c) 2025 Yanti Sunaidi, Antoni Aldo Danendra Sawal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2025-11-30 2025-11-30 5 2 45 51 10.35728/abdmlt.v5i2.2086 Edukasi dan Pemeriksaan Narkoba Pada SMK Negeri 3 Kota Kendari Sulawesi Tenggara https://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abd_mlt/article/view/2091 <div> <p>Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kesehatan, sosial, dan masa depan generasi muda. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba serta melakukan pemeriksaan NAPZA pada siswa SMK Negeri 3 Kota Kendari. Metode pelaksanaan menggunakan desain deskriptif observasional dengan pemeriksaan urine terhadap 50 siswa laki-laki menggunakan metode imunokromatografi untuk mendeteksi Amphetamine (AMP), Morphine (MOR), dan Tetrahydrocannabinol (THC). Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine negatif terhadap ketiga jenis narkoba tersebut (100%). Kegiatan edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif dan pemutaran video animasi mengenai bahaya, dampak, dan aspek hukum penyalahgunaan narkoba. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi dan pemeriksaan narkoba efektif meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya penyalahgunaan zat adiktif serta pentingnya menjaga kesehatan dan masa depan tanpa narkoba. Sinergi antara lembaga pendidikan, perguruan tinggi, dan pemerintah menjadi kunci dalam upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.</p> </div> <div> <p>&nbsp;</p> </div> Kemal Idris Balaka Muhammad Azdar Setiawan Ikbal Ikbal Firdayanti Firdayanti Angriani Fusvita Ani Umar Darmayanita Wenty Muhammad Ilyas Yusuf Muhammad Sultanul Aulya Copyright (c) 2025 Muhammad Sultanul Aulya, Kemal Idris Balaka, Muhammad Azdar Setiawan, Ikbal Ikbal, Firdayanti Firdayanti, Angriani Fusvita, Ani Umar, Darmayanita Wenty, Muhammad Ilyas Yusuf https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2025-11-30 2025-11-30 5 2 52 58 10.35728/abdmlt.v5i2.2091 Skrining Anemia dengan Pemeriksaan Hemoglobin dan Hematokrit Pada Remaja Siswa SMP Muhammadiyah 3 Samarinda https://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abd_mlt/article/view/2195 <p><em>Anemia adalah masalah kesehatan global yang signifikan, terutama di kalangan remaja, dengan prevalensi tinggi di negara berkembang. Di Indonesia, prevalensi anemia pada remaja menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, disebabkan oleh pola makan tidak seimbang, kurangnya pengetahuan gizi, dan kondisi kesehatan lainnya. Skrining kadar hemoglobin dan hematokrit penting untuk mendeteksi anemia, yang dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan kognitif siswa. Hasil pemeriksaan di SMP Muhammadiyah 3 Samarinda menunjukkan 66,7% responden memiliki kadar hemoglobin rendah dan 55,6% kadar hematokrit rendah, menandakan prevalensi anemia yang tinggi. Anemia, sering kali akibat kekurangan zat besi, dapat mengakibatkan kelelahan, penurunan konsentrasi, dan kinerja akademis yang buruk. Oleh karena itu, intervensi seperti edukasi gizi dan suplementasi zat besi sangat diperlukan untuk meningkatkan kesehatan siswa. Program edukasi gizi yang terstruktur, skrining rutin, dan kerjasama dengan puskesmas dapat membantu meningkatkan kesadaran tentang pola makan sehat dan memantau anemia. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan prevalensi anemia di kalangan siswa dapat berkurang, mendukung kesehatan dan perkembangan optimal para remaja.</em></p> La Ode Marsudi Rinda Aulia Utami Zaenal Adi Susanto Copyright (c) 2026 La Ode Marsudi, Rinda Aulia Utami, Zaenal Adi Susanto https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2025-11-30 2025-11-30 5 2 59 65 10.35728/abdmlt.v5i2.2195 Stay Safe: Understanding and Preventing Sexual and Reproductive Health Issues https://jurnal.itkeswhs.ac.id/index.php/abd_mlt/article/view/2196 <p><em>Kesehatan seksual dan reproduksi merupakan aspek penting dalam kesejahteraan masyarakat, terutama bagi remaja dan kelompok rentan. Minimnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko penyakit menular seksual, kehamilan tidak direncanakan, serta berbagai dampak psikososial. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Air Hitam dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai isu-isu kesehatan seksual dan reproduksi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi dan penyuluhan, workshop interaktif, penyebaran media edukasi, serta pendampingan dan konsultasi dengan tenaga medis. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai kesehatan reproduksi, meningkatnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, serta dukungan dari pihak kelurahan untuk keberlanjutan edukasi ini. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif terhadap masyarakat dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka tentang kesehatan seksual dan reproduksi. Ke depan, program ini perlu dikembangkan lebih lanjut dengan cakupan wilayah yang lebih luas dan pendekatan yang lebih berkelanjutan.</em></p> Khoirul Anam Kamil Kamil Maya Tamara Mawardani Copyright (c) 2026 Khoirul Anam, Kamil Kamil, Maya Tamara Mawardani https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2025-11-30 2025-11-30 5 2 66 73 10.35728/abdmlt.v5i2.2196