Karakteristik Perlukaan Akibat Kekerasan Tumpul Dan Kekerasan Tajam Pada Kasus Kematian Di Instalasi Forensik Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2019-2022
DOI:
https://doi.org/10.35728/jmkik.v11i1.1642Kata Kunci:
Kasus kematian, kekerasan tumpul, kekerasan tajamAbstrak
Samarinda merupakan Ibu Kota Kalimantan Timur mempunyai data tertinggi kelurahan paling banyak kejadian tindak kejahatan terhadap nyawa berdasarkan Badan Pusat Statistik. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran perlukaan akibat kekerasan tumpul dan kekerasan tajam pada kasus kematian di instalasi forensik RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda tahun 2019-2022 berdasarkan data yang tertulis di VeR. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif retrospektif menggunakan teknik total sampling. Jumlah sampel penilitian sebanyak 94 sampel. Hasil penelitian didapatkan kasus kematian akibat kekerasan tumpul dan kekerasan tajam dominasi oleh jenis kekerasan tumpul. Pada kasus kematian akibat kekerasan tumpul dominasi kelompok usia dewasa (26-45 tahun), berjenis kelamin laki-laki, jenis luka yaitu luka robek, lokasi luka yaitu bagian kepala dan wajah. Pada kasus kematian akibat kekerasan tajam dominasi kelompok usia dewasa (26-45 tahun), berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, jenis luka yaitu luka bacok, lokasi luka yaitu bagian kepala dan wajah, leher, dada serta punggung. Pada kasus kematian akibat kekerasan tumpul dan kekerasan tajam dominasi kelompok usia dewasa (26-45 tahun), berjenis kelamin laki-laki, jenis luka yaitu luka robek, dan lokasi luka yaitu bagian kepala dan wajah. Dari penelitian ini disimpulkan kasus terbanyak yaitu kekerasan tumpul menyebabkan luka robek bagian kepala dan wajah dengan korban berjenis kelamin laki-laki dan kelompok usia dewasa.
Kata Kunci : Kasus kematian, kekerasan tumpul, kekerasan tajam