Hubungan Proses Pencucian Dengan Angka Kuman Wadah Makan Di Rumah Sakit Khusus Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda

Authors

  • Maya Tamara Mawardani Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda
  • Siti Raudah Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda
  • Kamil Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Keywords:

Teknik pencucian, angka kuman dan wadah makan

Abstract

Peralatan  makan  merupakan  salah  satu  faktor  yang  memegang  peran penting dalam penularan penyakit, sebab alat makan yang tidak bersih dan mengandung mikroorganisme  dapat  menularkan  penyakit  melalui  makanan.  Oleh karena itu proses pencucian alat makan dengan penerapan metode pencucian yang tepat sangat penting dalam upaya penurunan jumlah angka kuman terutama pada alat  makan.  Penelitian ini bertujuan adalah megetahui hubungan proses pencucian dengan angka kuman wadah makan di Rumah Sakit Khusus Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wadah makan pada instalasi gizi di Rumah Sakit Khusus Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda. Sedangkan pemeriksaan sampel usap wadah makan dilakukan pada UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Kal-Tim.

Hasil penelitian dianalisis menggunakan software SPSS yang dianalisa dengan corelation pearson didapatkan hasil nilai r hitung lebih besar daripada r tabel 0,577 > 0,532 yang artinya jika r tabel lebih kecil dari r hitung maka Ho ditolak, Ha diterima yaitu terdapat hubungan proses pencucian dengan angka kuman wadah makan yang digunakan di Rumah Sakit Khusus Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda. Angka kuman wadah makan berkisar 6 cfu/cm2 sampai dengan angka kuman yang tidak dapat dihitung. Tingginya angka kuman juga berhubungan dengan hasil observasi terhadap proses pencucian yang belum memenuhi standar Depkes RI (2006).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amir, R. (2020). Pemeriksaan Angka Kuman Pada Proses Pencucian Peralatan Makanan Menggunakan Metode Three Compartment Sink Di RSUD Andi Makkasau Parepare. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 3(1), 23-30.

Azari, J. T., & Ambarwati, S. P. (2013). Studi Komparatif Pencucian Alat Makan Dengan Perendaman Dan Air Mengalir Terhadap Jumlah Kuman Pada Alat Makan Di Warung Makan Bu Am Gonilan (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Depkes RI. 2003. Keputusan Mentri Kesehatan RI No.715/Menkes/SK/V/2003 Tentang Persyaratan Higiene Sanitasi Jasaboga : Jakarta

Depkes RI. 2006. Kumpulan Modul Kursus Hygiene Sanitasi Makanan dan Minuman : Jakarta

Ditjen PPM dan PLP Depkes RI. 1988. Petunjuk Pemeriksaan Mikrobiologi Usap Alat Makan dan Masak: Jakarta

Hartati K. Komparasi Angka Kuman pada Alat Makan Sebelum dan Sesudah Desinfeksi di Instalasi Gizi Rsud Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2016. Buletin Kesehatan Lingkungan Masyarakat. 2014;36(2). http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id

Marisdayana, R., Harahap, P. S., & Yosefin, H. (2017). TEKNIK PENCUCIAN ALAT MAKAN, PERSONAL HYGIENE TERHADAP KONTAMINASI BAKTERI PADA ALAT MAKAN. Jurnal Endurance, 2(3), 376. https://doi.org/10.22216/jen.v2i3.2052

Melawati. (2010). Survey Kontaminasi Bakteri Patogen Pada Makanan Dan Minuman Yang Dijual Di Sekitar Gedung Per-kantoran di Jakarta. Jakarta.

Supyansyah, S., Rochmawati, R., & Selviana, S. (2018). Hubungan Antara Personal Hygiene Dan Sanitasi Tempat Dagang Dengan Angka Kuman Pada Sate Ayam Di Kota Pontianak Tahun 2015. Jumantik, 4(2).

Supyansyah. (2018). HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI TEMPAT DAGANG DENGAN ANGKA KUMAN PADA SATE AYAM DI. http://openjurnal.unmuhpnk.ac.id/index.php/JJUM

Suryani, D. (2014). Keberadaan Angka Kuman Ikan Bawal Bakar Dan Peralatan Makan Bakar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 191-196.

Downloads

Published

2024-05-31