Deteksi Dini Penyakit Kronis dan Infeksius Melalui Edukasi Hepatitis B dan Skrining Metabolik di Masyarakat Kelurahan Loa Ipuh
DOI:
https://doi.org/10.35728/abdmlt.v5i1.1933Kata Kunci:
Penyakit kronis, penyakit infeksius, hepatitis B, skrining metabolikAbstrak
Penyakit infeksius dan penyakit tidak menular (PTM) merupakan tantangan kesehatan serius di Indonesia, dengan prevalensi PTM seperti Diabetes Melitus Tipe 2, hipertensi, dan kolesterol tinggi yang terus meningkat dan penyakit infeksius seperti Hepatitis B. Meskipun secara fundamental berbeda, Hepatitis B disebabkan oleh mikroorganisme (infeksius) dan PTM terkait gaya hidup atau genetik (non-infeksius), namun keduanya memiliki kesamaan essensial potensi untuk berkembang menjadi penyakit kronis yang berat jika tidak diketahui dan ditangani sejak dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan memfasilitasi deteksi dini Hepatitis B dan PTM melalui pendekatan komprehensif. Metode yang digunakan meliputi edukasi mendalam tentang Hepatitis B, diikuti skrining metabolik (gula darah, kolesterol, dan tekanan darah). Hasil pengabdian ini menunjukkan mayoritas peserta berusia 46-60 tahun (62.5%) dan 61-80 tahun (27.5%). Prevalensi hasil skrining yang abnormal sangat tinggi yaitu 55% peserta mengalami hiperglikemia, 37.5% memiliki kolesterol abnormal, dan 79.49% menunjukkan tekanan darah abnormal. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat warga RT 23, Gg. Silahturahmi, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong yang memilki faktor risiko PTM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil mengedukasi dan melakukan skrining. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pemeriksaan awal untuk mencegah masalah kesehatan serius dari Hepatitis B dan PTM asimtomatik, demi kesehatan yang lebih baik dan berkelanjutan
Unduhan
Referensi
Abigail Vania Girsang, R., Sukma Pawitra, A., Shabri Putri Irwanto, B., Candraning Dinayah, K., Studi Kesehatan Masyarakat, P., Kesehatan Masyarakat, F., Airlangga, U., Timur, J., Kesehatan Lingkungan, D., Kesehatan dan Keselamatan Kerja, D., & Penulis korespondensi, I. (2024). Efektivitas Upaya Intervensi dalam Mencegah dan Mengendalikan Penyakit Hipertensi pada Kelompok Pra lansia dan Lansia. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(2), 1166–1174.
Akazong W, E., Tume, C., Njouom, R., Ayong, L., Fondoh, V., & Kuiate, J. R. (2020). Knowledge, attitude and prevalence of hepatitis B virus among healthcare workers: A cross-sectional, hospital-based study in Bamenda Health District, NWR, Cameroon. BMJ Open, 10(3), 1–8. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2019-031075
Baumert, T. F., Thimme, R., Weizsäcker, F. Von, Baumert, T. F., Thimme, R., & Weizsäcker, F. Von. (2007). Pathogenesis of hepatitis B virus infection. 13(1), 82–90.
Butkevych, M., & Yakovlev, S. (2025). Data-Driven Forecasting of Acute and Chronic Hepatitis B in Ukraine with Recurrent Neural Networks. Applied Sciences, 1–22.
De Paula Machado, D. F. G., Martins, T., Trevisol, D. J., Vieira e Silva, R. A., Narciso-Schiavon, J. L., Trevisol, F. S., & Schiavon, L. de L. (2013). Prevalence and Factors Associated with Hepatitis B Virus Infection Among Senior Citizens in a Southern Brazilian city. Hepatitis Monthly, 13(5), 1–10. https://doi.org/10.5812/hepatmon.7874
Databoks. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Prevalensi Hipertensi Turun, Kolesterol Naik. Diakses dari https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2024/02/21/survei-kesehatan-indonesia-ski-2023-prevalensi-hipertensi-turun-kolesterol-naik
Guvenir, M., & Arikan, A. (2020). Hepatitis B Virus: From Diagnosis to Treatment. Polish Journal of Microbiology, 69(4), 391–399. https://doi.org/10.33073/PJM-2020-044
IDF Atlas. (2021). Diabetes Atlas 10th edition. International Diabetes Federation.
International Diabetes Federation. (2021). IDF Diabetes Atlas 10th Edition. International Diabetes Federation
International Diabetes Federation. (2023). IDF Diabetes Atlas 11th edition. International Diabetes Federation.
Kemenkes RI. (2023). Hasil Utama Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2024). Hasil Riskesdas 2023: Prevalensi Hepatitis B Menurun, Namun Tetap Waspada. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023, Januari 29). Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/ijphcm/article/download/60387/48558/151016#:~:text=Namun%2C%20jika%20negara%2Dnegara%20dapat,(Kemenkes%20RI%2C%202023
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kosasih, R., Santoso, A. H., Jap, A. N., Destra, E., & Gunaidi, F. C. (2024). Kegiatan Pemeriksaan Kadar Kolesterol pada Petugas dan Karyawan SMA Santo Yoseph, Cakung. Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(4), 89–97. https://doi.org/10.58192/karunia.v3i4.2660
Kumalasari, I. (2025). Analisis Epidemiologi Prevalensi dan Faktor Risiko Hipertensi Berdasarkan Variabel Orang, Tempat, dan Waktu di Kota Palembang. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 360–371. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i2.4373
Liang, T. J. (2009). Hepatitis B: The Virus and Disease. Hepatology, 49, 1–17. https://doi.org/10.1002/hep.22881.Hepatitis
Muntner, P., Carey, R. M., Gidding, S., Jones, D. W., Taler, S. J., Wright, J. T., & Whelton, P. K. (2018). Potential US Population Impact of the 2017 ACC/AHA High Blood Pressure Guideline. Circulation, 137(2), 109–118. https://doi.org/10.1161/circulationaha.117.032582
Nuranjumi, N., & Wijaya, J. I. (2022). Penatalaksanaan Ny. M Usia 58 Tahun Dengan Hiperkolesterolemia Melalui Pendekatan Dokter Keluarga. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(1), 257–270.
Nwokediuko, S. C. (2011). Chronic hepatitis B: Management challenges in resource-poor countries. Hepatitis Monthly, 11(10), 786–793. https://doi.org/10.5812/kowsar.1735143X.757
Ott, J. J., Stevens, G. A., Groeger, J., & Wiersma, S. T. (2012). Global epidemiology of hepatitis B virus infection : New estimates of age-specific HBsAg seroprevalence and endemicity. Vaccine, 30(12), 2212–2219. https://doi.org/10.1016/j.vaccine.2011.12.116
Purwandari, C. A. A., Wirjatmadi, B., & Mahmudiono, T. (2022). Faktor Risiko Terjadinya Komplikasi Kronis Diabetes Melitus Tipe 2 pada Pra Lansia. Amerta Nutrition, 6(3), 262–271. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i3.2022.262-271
Sari, N. N., Listina, F., Maritasari, D. Y., Fitri, L., Indonesia, U. M., Meneng, G., & Lampung, B. (2024). Participation In Posbindu PTM Aand Its Relationship To The Quality. 5(2), 863–870.
Schmieder, R. E. (2010). End Organ Damage In Hypertension. Deutsches Arzteblatt, 107(49), 866–873. https://doi.org/10.3238/arztebl.2010.0866
Sugi, C. A. G. P., Maryuni, S., & Sari, N. nurwinda. (2024). Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 9(2). https://doi.org/10.51933/health.v9i2.1692
World Health Organization. (2021). Hypertension. World Health Organization.
Yamada, R., Wendt, G. W., Elize, L., & Ferreto, D. (2020). Epidemiologic characterization of hepatitis B among older adults. 23(4).
Zethira, A. T., Hendrati, L., Diyanah, K., Pawitra, A., Jasmine, M., Syahputri, R., Alvionita, A., Khaerati, M., Bratajaya, K., Prabasanti, M., Suryanegara, E., Rahayu, A.-Z., Liviansyah, N., Arif, M., & Siregar, F. (2024). Hypertension As a Silent Killer Disease: Education for At-Risk Communities in Pekuwon Village. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 8(2), 200–209. https://doi.org/10.20473/jlm.v8i2.2024.200-209
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Suci Indah Astuti, Rinda Aulia Utami, Muhammad Fahmi Aminuddin, La Ode Marsudi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





